RSS

Tiada keabadian… (tanya mengapa?)

05 Jul

Sewaktu bersekolah di STM ternama Sukron adalah seorang pelajar yang disegani. Ia bersama Aboy bagaikan pasangan emas yang tiada tandingannya. Bila ada perkelahian atau tauran antar sekolah mereka bagaikan malaikat maut pencabut nyawa. Tiada yang mampu menandingi kehebatan mereka, sehingga mereka sangat disegani bukan hanya di STM tersebut namun di antar sekolah di daerah tersebut. Pasangan emas ini juga tersohor sampai ke pelosok negeri.

Tiada yang mereka takuti, bahkan orang tua atau pun guru juga, segan dengan mereka. Nama besar tersebut tak mereka salah gunakan untuk mendapatkan keuntungan bagi mereka pribadi, hal ini yang menjadi nilai tambah positf di pasangan tersebut. Sehingga pasangan ini memiliki banyak pengikut dari dalam hingga dari luar STM tersebut.
Namun Tuhan memiliki kehendak lain bagi pasangan ini….suatu hari Sukron jatuh sakit dan dokter telah menjatuhkan vonis bahwa Sukron tak akan bertahan dalam waktu dua bulan. Di dalam keadaan sakit tersebut Sukron harus dirawat secara intensif di rumah sakit ternama tersebut. Banyak kelompok yang ingin menguasai daerah yang telah dikuasai oleh pasangan emas ini. Aboy sendiri pun tak sanggup mengatasi segala tekanan yang datang bertubi-tubi dari pihak luar, sehingga pada suatu hari Aboy tewas di dalam pertempuran atau tauran yang sangat sengit. Tanpa adanya kehadiran Sukron, maka pasangan ini bukanlah pasangan emas lagi.
Sukron sangat terpukul sewaktu mendengar pasangannya tewas tertikam dengan 19 tusukan di tubuhnya. Di saat menghadiri pemakaman Aboy, Sukron menorehkan kata dengan samurai yang dibawanya di batu nisan Aboy, ” Engkau telah tiada wahai pasanganku…tetapi kukatakan kepadamu bahwa kami telah berkuasa dengan hati dan jiwa”. Jiwa Sukron sangat terpukul dan hal tersebut sangat mempengaruhi keadaan fisiknya, sehingga tanpa disadarinya… Sukron

berjalan dengan gontai sembari mengeluarkan darah dari dalam mulutnya. Dengan darah tersebut Sukron menuliskan kata,” Bahwa di dunia ini tiada keabadian, namun kita akan mendapatkan keabadian di saat kita bersama-sama lagi di sana…
Sukron pun jatuh terkulai lemas tak bernyawa di samping kuburan Aboy…dan akhirnya dia di kuburkan bersebelahan dengan kuburan pasangannya ini.
Ditorehkan di batu nisan yang melingkupi dua buah kuburan ini, yakni,”Disini telah tidur pasangan emas dengan membawa keabadiannya”.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 5, 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: